Minggu, 03 Desember 2017

Malaysia Mulai Melirik Penggunaan Bitcoin

Tan Sri Muhammad Ibarahim dalam Global Symposium on Developing Financial Institutions.


















Baru-baru ini jika melihat pergolakan pasar bitcoin dengan lonjakan yang fantastis dalam tahun ini, harga 10 juta pada awal januari hingga kini menjacap 160 juta perbitcoin. Ini menyatakan bahwabitcoin semakin banyak peminatnya dikalangan masyarakat. Disisi lain negara china melakukan audit kepada pasar cryptocurency dinegaranya dan sempat melarang penggunaan bitcoin untuk transaksi, namun di akhir cerita malah china mengembangkan teknologi blockchain sendiri yang mengadopsi bitcoin.

Dengan adanya ketertarikan china mengembangkan teknologi mata ung virtual menjadikan beberapa negara ingin ikut andil dalam pemanfaatan mata uang virtual yang di nilai aman dan transparan, Gubernur Bank central malaysia juga menunjukan indikasi ketertarikan teknologi ini.

Tan Sri Muhammad Ibrahim adalah gubernur bank negara malaysia pada acara Global Symposium on Developing Financial Institutions mengindikasikan akan ketertarikannya dalam penggunaan mata uang virtual ini, walapun secara tegas belum menyatakan akan menerima mata uang digital melalui press conference. Demikian kutipan yang dikatakan gubernur bank central malaysia :

 “We hope to come out with guidelines on cryptocurrencies before the end of the year: in particular, those relating to anti-money laundering and terrorist financing. We want to ensure that there are clear guidelines for those who want to participate in this sector.”

Dari pernyataan tersebut kemungkinan besar malaysia akan mempelajari tentang penggunaan teknologi blockchain dengan basis mata uang virtual dan pada akhirnya pasti tidak dapat menolak hadirnya bitcoin sebagai mata uang virtual yang aman dan transparan. 

sumber artikel : cointelegraph

Posting Komentar