Korea Selatan klarifikasi tentang pernyataan perdagangan Cryptocurrency di tengah ISU Media Mainstream - Crypto Circle News

Post Top Ad

Hosting Unlimited Indonesia

Rabu, 17 Januari 2018

Korea Selatan klarifikasi tentang pernyataan perdagangan Cryptocurrency di tengah ISU Media Mainstream


Cryptocirclenews - Peraturan ketat untuk industri perdagangan kripto di korea Korea diumumkan pada hari Minggu, 14 Januari, di tengah kebingungan terus-menerus di media tentang larangan yang diajukan untuk perdagangan kriptokokal oleh Menteri Kehakiman negara itu pekan lalu.
Laporan di kantor berita setempat Yonhap mengklaim pada hari Minggu, 14 Januari, bahwa persyaratan bagi pedagang Korea untuk menggunakan nama sebenarnya pada akun perdagangan Cryptocurrency, sebuah peraturan potensial yang dilaporkan sebelumnya pada bulan Januari, memang akan mulai berlaku pada akhir bulan ini, mengutip 'pihak berwenang.'

Yonhap melaporkan bahwa denda juga akan dikenakan bagi mereka yang tidak mematuhi peraturan baru, walaupun jumlah denda belum ditentukan. 

Yonhap mengutip pernyataan pemerintah hari ini yang mengatakan:

"Penutupan pertukaran yang diusulkan yang oleh menteri kehakiman baru-baru ini disebutkan adalah salah satu tindakan yang disarankan oleh kementerian kehakiman untuk mengurangi spekulasi. Keputusan pemerintah akan dibuat di masa yang datang setelah mendapat konsultasi dan koordinasi usulan yang kongkrit"

Media lain juga menambahkan:

“Pada pengumuman Senin lalu, menunjukkan bahwa penutupan kemungkinan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. "

Peraturan yang bergejolak di Korea Selatan telah menghasilkan informasi terfragmentasi yang muncul setiap hari mengenai bagaimana Cryptocurrency pada akhirnya akan berada pada yurisdiksi Seoul.

Dalam berita terbaru Senin, 15 Januari, sebuah pernyataan resmi dari Kantor Koordinasi Kebijakan Pemerintah dirilis yang menyatakan bahwa larangan Cryptocurrency tidak berjalan baik dan pemerintah belum mengambil keputusan akhir.

Kesalahan utama media

Pada 11 Januari, Menteri Kehakiman Park Sang-ki mengusulkan untuk melarang perdagangan kripto dalam sebuah konferensi pers. Kesalahan penafsiran berikutnya atas komentarnya di media maenstream menyebabkan kebingungan pada media sosial, yang berkali-kali diperbaiki oleh koresponden lokal dan pengguna di Twitter. 

Namun demikian, Ketidakpastian, dan Keraguan  yang disebabkan oleh komentar Menteri dan laporan yang menyesatkan mengenai hal tersebut ternyata menyebabkan penjualan kripto di hari yang sama. 

Sentimen publik di pasar menunjukkan sebuah konsensus yang konkrit agar perdagangan tetap terbuka dan mudah diakses, pada petisi minggu lalu untuk menolak larangan perdagangan cryptocurrency mengumpulkan lebih dari 150.000 tanda tangan dengan waktu pers. Jika petisi tersebut mencapai 200.000 tanda tangan pada 27 Januari, akan mengajukan respons pemerintah.





Sumber: cointelegraph.com By William Suberg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah mampir di crypto circle

Post Bottom Ad

Hosting Unlimited Indonesia